Alasan ke Macau Lalu ke Hong Kong

Alasan ke Macau Lalu ke Hong Kong

Oleh: @adhitlan   


    Setelah putus dari doi akibat perselingkuhannya dengan teman komunitas beasiswanya, saya memutuskan untuk pergi sejenak. Pergi untuk memulihkan hati saya yang hancur, wkwkwk *TAPI_BOHONG. Malam itu kubuka laptop, dan mencari tiket langsung di website maskapainya. Betapa beruntungnya, saya mendapatkan tiket pesawat ke Macau seharga tiket ke Singapore, tanpa transit. Jadi, buat kamu yang pengen cari tiket promo, sebaiknya langsung dari website maskapainya, jika beruntung kamu akan dapat promo khusus.

    Btw, Saya bukan tipikal anak ransel, karena sudah ada yang namanya koper. Saya tidak perlu menanggung beban berat di punggung saya, karena hidup saya pun sudah berat. Bila kalian tidak percaya, kalian bisa perhatikan sejenak roda di bawah koper. FYI, fungsi roda untuk mempermudah menggerek barang-barang kita yang berat loh.

    Saya tidak akan terus membahas tentang koper atau ransel, karena itu adalah pilihan kamu, hahaha. Untuk perjalanan kali ini, saya memilih ransel karena saya hanya 4 hari di sana, wkwkw. Perjalanan dari Jakarta ke Macau membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Kebayangkan lamanya, mending dipakai untuk tidur. Saya pun memilih penerbangan tengah malam, agar pagi harinya bisa sampai di Macau.

img-1537889043.jpg

    Begitu sampai di Macau, saya langsung menuju beberapa tempat yang sudah saya list. Diantaranya ada Casino Lisboa dan Venetian. Dua tempat ini menurutku merepresentasikan casion terbesar di Macau. Dapat saya pastikan juga bahwa hampir semua hotel di Macau terdapat ruang khusus untuk bermain judi.

img-1537889068.jpg

    Saya mulai menyesal ke sini sendirian. Suasananya seperti di Eropa. Cocok untuk yang udah punya pasangan.

img-1537889154.jpg

     Selain Casino, ada 1 monumen gereja yang sangat ramai dikunjungi. Ruin St. Paul. Konon, daripagi sampai sore selalu rame.

 img-1537889482.jpg

    Cukup sulit menemukan monumen ini, tapi dengan kekuatan bertanya, akhirnya saya menemukannya. Sebelum sampai ke sini, banyak toko-toko yang menjajakan makanan dan produk-produk unik. Tentu, harga-harga di sini sanagat lumayan tinggi. Setelah puas mengitari Macau dalam sehari, saya pun langsung menuju pelabuhan feri untuk menuju Hong Kong. 

Next Episode ya...

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar