Eiffel ... Im in Love

Eiffel ... Im in Love

Oleh: @adhitlan

    

    Setelah dari BERLIN, HAMBURG & DUSSELDORF saya melanjutkan perjalanan saya ke Paris, Prancis. Tiket pesawat sengaja saya pesan duluan, dengan bantuan kawan saya Charis di Jerman. Saya menggunakan maskapai German Wings, maskapai dari grup Lufthansa. Sekita jam 5 subuh saya sudah check out dari hotel, menyusuri jalan-jalan gelap yang dipenuhi botol-botol bir di beberapa sudut jalan. Agak seram, tapi saya yakin gak ada gengster yang masih terjaga subuh-subuh. Saya menggunakan kereta yang tiketnya saya beli langsung di mesin tiket stasiun. Dari Dusseldorf ke Paris memakan waktu hampir 2 jam dan saya pun hanya bisa terlelap selama perjalanan.

    Perasaan bahagia muncul ketika landing di Prancis. Kayak mimpi sampai di negara ini. Saya agak lama menunggu koper keluar, maklum ini negara paling favorit dikunjungi pelancong. Setelah koper kelar, saya langsung mencari counter tiket kereta dan menuju pusat Kota Paris. Mencari hotel yang saya sudah pesan sebelumnya tidaklah sulit, karena dekat dengan stasiun subway atau Metro yang biasa orang Prancis sebut di sini. Oh iya, kalian perlu tahu, kalau stasiun-stasiun bawah tanah di Prancis agak menyeramkan dan kelihatan sudah tua, sama seperti di Jerman. Beda banget kayak di Singapore atau Malaysia yang masih baru. Hotel yang saya tempati lumayan besar, dan penjagaannya pun ketat. Ada 2 sampai 3 body guard yang selalu memastikan kalau kita adalah penghuni hotel tersebut.

    Sekitar seminggu saya di Paris dan hampir setiap hari saya mampir ke Eiffel Tower! baik cuma sekedar lihat-lihat, atau makan siang di taman sekitar Eiffel.



img-1537260313.jpg

Hati-hati copet yak... banyak copet yang menyamar untuk meminta tanda tangan dan lainnya. Di sini banyak orang-orang yang berkulit hitam berjualan souvenir, kamu harus pintar-pintar menawarnya.

img-1537260442.jpg

Makan siang di taman dekat Eiffel.

    Hari-hari berikutnya saya mulai menjelajah sendiri tempat-tempat wisata di Paris, sambil menunggu sahabat saya yang lagi sibuk menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya. Saya lalu ke salah satu gereja paling hitz di Kota Paris, terletak di pas atas bukit. Bagi yang suka belanja, di bawah bukit ini banyak yang dijual souvenir-souvenir murah. Dari atas bukit itu juga, kita bisa melihat hamparan bangunan-bangunan di Kota Paris.

img-1537260680.jpg

img-1537260770.jpg

img-1537263302.jpg

Andre, sahabat lama saya, mulai mengontak saya lagi, dan dia menawarkan menghampiri saya ke hotel, lalu mengajak saya ke tempat-tempat indah lainnya di Paris. Hari itu kita ke Opera, makan siang di salah satu restoran Jepang, lalu masuk ke Museum Petit Palais yg keren banget. Kita juga mengitari Taman Terasse des feuillants, lalu ke tempat shootingnya The Devil Wears Prada dan Star Trek yaitu Place de la Concorde. Sore harinya menyusuri tempat wisata belanja brand-brand terkenal di Arc de Triomphe, kemudian ke Shakespeare company, lalu ke Notredame, dan berakhir di Eiffel.

img-1537261558.jpg

Bisa kelihatan mana yang sudah lama di Prancis kan ?

img-1537261425.jpg

img-1537261515.jpg

img-1537261610.jpg

img-1537261680.jpg

img-1537261731.jpg

Para pujangga cinta pasti memimpikan ke tempat ini ;)

img-1537261771.jpg

Tips selama di museum jangan pernah menyentuh barang apapun ya, biasakan hanya melihat saja. Bila menyentuhnya bisa jadi kamu akan berurusan dengan petugasnya.

img-1537261823.jpg

Kawasan shopping brand-brand ternama, seperti Montblanc, Zara, LV, Prada, dan lainnya. Harganya bisa lebih murah dari Indonesia tentunya, ya iyalah secara yang buat tinggal di sini. Btw menurut saya, untuk parfum lebih sedikit murah di Jerman.

img-1537261805.jpg

Kamu wajib ke Eiffel di malam hari karena romantisnya Kota Paris makin terasa di waktu malam. Banyak muda mudi yang berdansa di bawah tangga ini, pas di depan menara Eiffel dengan alunan musik Prancis yang mendayu.

Hari-hari berikutnya saya masih lanjut mengitari kota indah ini sampai benar-benar puas. Sepanjang jalan selalu terkagum-kagum dengan gaya arsitektur dari bangunan-bangunannya, pokoknya keren bangeeeeet.

Ada juga yang tidak lazim saya temukan di Kota Paris, yaitu Tuk-Tuk yang biasa ada di Thailand. Ini mah namanya Paris rasa Bangkok. hahaha...

img-1537262563.jpg

img-1537262537.jpg

Tapi ada juga becak modern kayak foto di atas gengs, yang bisa kamu temukan di sekitar Eiffel.

Hari berikutnya, saya diajak Andre ke apartemennya di kawasan barat Paris, dia memelihara 3 kucing di sana. Ternyata bangunan apartemen di Paris seperti rumah yang hanya 3 atau 4 lantai saja. Tiap unit punya basement masing-masing di bawah tanah, semacam gudang bawah tanah. 

img-1537263107.jpg

     Sungguh, ini mimpi jadi kenyataan. Saya masih ingat banget dulu gimana booming-nya film 'Eiffel I'm in Love'. Saya sampe beli kasetnya DVD-nya biar bisa nonton berulang kali. Berharap kalau aku bisa berada di bawah Menara Eiffel, menyusuri jalan-jalan di Kota Paris, melihat sepasang kekasih yg bermesraan di sudut jalan. Tapi harapan itu hanya bakal jadi bahan tertawaan teman sekolah dulu. Ternyata, Tuhan selalu punya cara tersendiri untuk saya. Alhamdulillah... I was there!

Adit menunggu Tita di sana *lalu galau

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar